MakassarNews

Perkuat Kesiapsiagaan, BPBD Makassar Hadirkan Program SALAMA di HKBN 2026

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersiap memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) 2026 dengan menggelar apel besar serta rangkaian edukasi kebencanaan yang menyasar berbagai kalangan, termasuk anak-anak.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar, mengungkapkan bahwa peringatan HKBN tahun ini akan difokuskan pada penguatan kesiapsiagaan masyarakat melalui kegiatan yang lebih edukatif dan partisipatif.

Fadli Tahar, menjelaskan bahwa peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional tahun ini mengusung tema nasional “Siap untuk Selamat”, tema tersebut menjadi penegasan pentingnya kesiapan seluruh elemen, baik pemerintah, stakeholder, maupun masyarakat dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat,” ujar Fadli.

Ia menjelaskan, salah satu program unggulan yang dihadirkan adalah SALAMA (Sahabat Anak Afirmasi Aman Bencana), yang dirancang khusus untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak terkait mitigasi bencana sejak usia dini.

BACA JUGA  Studi Tiru ke Dekranasda Kabupaten Badung, Melinda Aksa Dorong Penguatan Perajin Perak Makassar

Menurutnya, edukasi kepada generasi muda menjadi langkah strategis dalam membangun budaya sadar bencana yang berkelanjutan. Anak-anak akan diberikan materi interaktif mulai dari pengenalan jenis-jenis bencana, potensi risiko di lingkungan sekitar, hingga langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi keadaan darurat.

“Melalui program SALAMA, anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung bagaimana menyelamatkan diri saat terjadi bencana,” jelasnya.

Selain edukasi anak, BPBD Makassar juga akan menggelar apel kesiapsiagaan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari relawan, organisasi kebencanaan, hingga perangkat daerah lingkup Pemkot Makassar. Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana.

Puncak kegiatannya akan digelar pada Rabu, 29 April 2026, di Kantor BPBD Kota Makassar, Jalan Kerung-kerung, dihadiri langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

BACA JUGA  Pesan Dirjen Kemendagri: Kelola Anggaran Tak Cukup Administratif, SKPD Harus Kantongi Sertifikat

“Jadi, besok kita akan melaksanakan apel kesiapsiagaan yang diikuti oleh seluruh potensi kebencanaan, mulai dari perangkat daerah, stakeholder, relawan hingga unsur masyarakat,” katanya, Selasa (28/4).

Fadli menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata. Dibutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat agar sistem penanggulangan bencana dapat berjalan optimal.

“Kesiapsiagaan bencana bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Melalui peringatan HKBN 2026 ini, Pemkot Makassar berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mitigasi bencana semakin meningkat.

Dengan demikian, Kota Makassar dapat menjadi daerah yang tangguh dan siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana di masa mendatang. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button