
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan apresiasi atas pelaksanaan 15th Muslim Life Fair yang digelar di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMMCC), Minggu (3/5/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah strategis bagi pelaku UMKM lokal untuk belajar, memperluas jejaring, serta meningkatkan kapasitas usaha agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Saat mengunjungi lokasi acara, Munafri hadir bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa. Keduanya tampak meninjau sejumlah booth pameran, berinteraksi langsung dengan para pelaku usaha, sekaligus membeli berbagai produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap geliat ekonomi kreatif di Kota Makassar.
Muslim Life Fair yang diinisiasi Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) ini menghadirkan 133 booth dari 113 brand lokal dan nasional. Kehadiran berbagai jenama besar tersebut dinilai Munafri sebagai kesempatan emas bagi UMKM Makassar untuk belajar langsung dari pelaku usaha yang telah lebih dulu berkembang.
“Ini menjadi pembelajaran yang sangat baik bagi UMKM di Makassar. Mereka bisa melihat secara langsung bagaimana brand-brand besar ini bertumbuh dan berkembang. Harapannya, pelaku usaha lokal dapat mengadopsi strategi yang relevan agar bisa naik kelas,” ujar Munafri di sela kunjungannya.
Selain menghadirkan pameran produk dari sektor fashion, kuliner, hingga furnitur, Muslim Life Fair yang berlangsung sejak 1 hingga 3 Mei 2026 ini juga diramaikan beragam kegiatan edukatif. Mulai dari talkshow kewirausahaan, kajian islami, lomba Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ), hingga area olahraga sunnah seperti memanah.
Melihat antusiasme masyarakat dan besarnya potensi ekonomi yang tercipta, Munafri berharap Muslim Life Fair dapat menjadi agenda tahunan di Makassar. Ia menegaskan, Pemerintah Kota Makassar siap memberikan dukungan penuh untuk keberlanjutan kegiatan serupa.
“Kami berterima kasih kepada KPMI yang telah memilih Makassar sebagai tuan rumah ke-15. Pemerintah kota siap membuka ruang seluas-luasnya agar kegiatan seperti ini terus berkembang dan memberi dampak ekonomi yang lebih besar bagi daerah,” katanya.
Penyelenggaraan Muslim Life Fair tahun ini diproyeksikan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi syariah di Sulawesi Selatan, sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai pusat ekonomi kreatif dan perdagangan di kawasan Indonesia Timur. (*)





