
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan sosial secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Menteri Sosial yang akrab disapa Gusmen mengapresiasi keberhasilan kolaborasi antara Kementerian Sosial, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan Pemerintah Kota Makassar, khususnya dalam program relokasi kawasan kumuh melalui pembangunan Rumah Nayla.
Atas capaian tersebut, Kemensos mendorong Pemerintah Kota Makassar untuk kembali menjadi pilot project dalam program “Deklarasi Panti Sosial Bermutu”.
Program ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan sosial sekaligus mencegah potensi kekerasan terhadap anak, khususnya di lingkungan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), daycare, serta institusi pendidikan.
Selain itu, Kemensos juga menawarkan skema pembiayaan kolaboratif atau cost sharing dalam pembangunan Liponsos di Makassar, yang melibatkan pemerintah pusat, provinsi, kota, hingga dukungan pendanaan dari Badan Amil Zakat Nasional.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif dukungan dan kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat. Ia menegaskan komitmen Pemkot Makassar untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat rentan.





