
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menerima kunjungan studi tiru dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Gowa, Selasa (5/5/2026).
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Diskominfo Makassar, Muhammad Roem. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai inovasi digital yang telah dikembangkan, termasuk sistem informasi dan layanan berbasis teknologi yang mendukung kinerja pemerintahan.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah Super Apps LONTARA+, platform layanan publik terintegrasi yang menggabungkan berbagai jenis layanan dalam satu sistem digital. Aplikasi ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi sekaligus memudahkan akses masyarakat terhadap layanan pemerintah.
Selain itu, Diskominfo Makassar juga memaparkan penguatan tata kelola informasi serta pengelolaan Data Center sebagai tulang punggung infrastruktur digital. Upaya ini penting untuk memastikan keamanan, keandalan, dan keberlanjutan data pemerintahan di era transformasi digital.
Suasana diskusi berlangsung interaktif dan produktif, dengan kedua pihak saling bertukar pengalaman serta praktik terbaik dalam pengembangan layanan digital di daerah masing-masing.
Kepala Diskominfo SP Kabupaten Gowa, Emy Pratiwi Hosen, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan. Ia berharap hasil kunjungan ini dapat diadaptasi dan diterapkan di wilayahnya.
“Kami sangat mengapresiasi penerimaan yang luar biasa ini. Ke depan, kami berharap dapat mengimplementasikan inovasi seperti LONTARA+ dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi daerah kami,” ujarnya.
Menurutnya, kunjungan ini memberikan banyak wawasan baru yang bermanfaat dalam mendorong peningkatan kualitas layanan digital di Kabupaten Gowa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antar pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi digital pelayanan publik.
Sebagai penutup, rombongan juga diajak meninjau langsung aktivitas operator LONTARA+ untuk melihat secara nyata proses pengelolaan dan operasional layanan digital yang diterapkan di Kota Makassar. (*)





