
Bappeda Makassar memandang penguatan pendidikan karakter menjadi salah satu investasi jangka panjang dalam pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan generasi muda yang memiliki tanggung jawab moral, integritas, dan kepedulian sosial.
Selain mendukung peningkatan kualitas pendidikan, implementasi pendidikan antikorupsi juga dinilai dapat memperkuat arah pembangunan manusia di Kota Makassar yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter.
Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kota Makassar turut menegaskan komitmennya mendukung implementasi pendidikan antikorupsi melalui kolaborasi lintas perangkat daerah, tenaga pendidik, dan orang tua siswa.
“Pemkot Makassar mendukung penuh penguatan pendidikan karakter di sekolah sebagai bagian dari upaya menciptakan budaya yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi,” lanjut Andi Zulkifly.
Melalui penguatan pendidikan antikorupsi, Bappeda Makassar berharap pembangunan sumber daya manusia di Kota Makassar dapat berjalan lebih berkualitas dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan kota yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing. (*)





