
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Membangun kualitas pendidikan di wilayah pesisir tidak hanya berkaitan dengan peningkatan capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter yang menjadi pondasi tumbuh kembang generasi muda.
Berangkat dari semangat tersebut, mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan inovasi pendidikan SIPAKATAU (Sistem Pendidikan Karakter Anak Pesisir Berbasis Kearifan Lokal) sebagai media pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dengan penguatan karakter anak-anak di kawasan pesisir.
Program ini dikembangkan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) bersama Sekolah Vokasi Unhas. Tim terdiri atas Sudirman sebagai ketua, bersama Tristan Adrian dan Muh. Agus Mawardi sebagai anggota, di bawah bimbingan Dr. Ir. Nursinah Amir, S.Pi., M.P., IPM.
Implementasi program dilaksanakan di kawasan pesisir Paotere, Kota Makassar, yang dikenal sebagai salah satu kawasan pelabuhan tradisional dengan aktivitas masyarakat pesisir yang dinamis. Melalui pendekatan partisipatif, tim mahasiswa menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya memperkuat kemampuan akademik anak-anak, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter melalui metode pembelajaran yang kontekstual dan menyenangkan.





