
Sementara itu, Ketua DPW SPEDA Sulawesi Selatan terpilih, Muh. Thafdil W.S., menegaskan bahwa SPEDA hadir bukan hanya sebagai organisasi simbolik, tetapi juga menjadi wadah perjuangan intelektual dan sosial bagi pemuda desa agar mampu menjadi motor penggerak perubahan di tengah tantangan zaman.
“Pemuda desa harus menjadi pelopor pembangunan, penguatan ekonomi masyarakat, serta penjaga nilai-nilai sosial dan budaya lokal. SPEDA Sulawesi Selatan akan membangun sinergi yang kuat dengan seluruh stakeholder demi terciptanya desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing,” ujar Thafdil.
SPEDA juga mendorong kolaborasi antara pemuda, pemerintah daerah, akademisi, komunitas sosial, hingga pelaku usaha dalam mempercepat pembangunan desa di Sulawesi Selatan.
Fadli menambahkan, organisasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi wadah berhimpun pemuda desa, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal berbagai program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat desa.
“SPEDA tidak hanya menjadi organisasi pemuda desa, tetapi juga bagian dari mitra strategis pemerintah dalam mengawal program-program pembangunan yang menyentuh masyarakat desa secara langsung,” katanya.





