
Selain itu, PDAM juga melakukan sistem injeksi dengan mengalirkan air langsung ke jaringan distribusi pelanggan agar suplai air tetap tersedia. Langkah tersebut dilakukan sambil menunggu proses perbaikan jaringan dan penambahan debit air dari sistem produksi utama.
Andi Syahrum menjelaskan, selama ini suplai air di kawasan Kerung-Kerung masih bergantung pada jalur IPA Panaikang yang mengalami penurunan debit air. Karena itu, PDAM kini menyiapkan alternatif sambungan suplai dari jaringan lain yang debit airnya lebih stabil.
“Insya Allah minggu ini progres perbaikan pipa sudah mulai berjalan agar distribusi air lebih lancar. Kami juga menyiapkan sambungan suplai dari jaringan lain yang debit airnya lebih baik,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Distribusi dan Kehilangan Air (DKA) PDAM Makassar, Wahidin, mengatakan gangguan distribusi air tidak hanya berdampak pada kawasan Kerung-Kerung, tetapi juga memengaruhi sejumlah wilayah utara Kota Makassar.
Sebagai langkah penanganan jangka menengah, PDAM Makassar menyiapkan pemisahan jaringan suplai antara sistem IPA Panaikang dan IPA Somba Opu agar distribusi air di wilayah terdampak menjadi lebih stabil.





