
“Kalau memang ada event, silakan dikomunikasikan kepada kami. Kami akan membantu dari sisi media promosi dan kolaborasi,” ujarnya.
“Kalau memungkinkan, kita bisa menghadirkan mini event di bandara terlebih dahulu agar para penumpang mengetahui akan ada event besar di Sulawesi Selatan,” tambah Ruly.
Ia menilai langkah tersebut dapat mendorong wisatawan untuk menunda keberangkatan demi menyaksikan event yang berlangsung, sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi daerah.
Selain mendukung promosi event, Angkasa Pura juga membuka ruang kreatif bagi seniman dan komunitas lokal untuk menampilkan karya mereka di area bandara.
Menurut Ruly, saat ini Bandara Sultan Hasanuddin tengah menghadirkan panggung dan etalase khusus bagi para seniman Sulawesi Selatan agar karya mereka dapat dinikmati penumpang di area keberangkatan maupun kedatangan.
“Kami mencoba memberikan etalase dan panggung kepada seniman-seniman Sulawesi Selatan untuk menampilkan karya mereka yang bisa dilihat penumpang,” terangnya.
Ia menjelaskan, proses kurasi menjadi bagian penting agar karya-karya kreatif yang ditampilkan di bandara mampu mempertemukan seniman dengan pelaku usaha maupun komunitas lainnya.





