
Munafri juga menekankan bahwa pendidikan menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kota Makassar. Karena itu, berbagai kebijakan terus dihadirkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, termasuk perhatian khusus bagi tenaga pengajar di wilayah kepulauan dan daerah terluar Kota Makassar.
“Kami memberikan insentif tambahan kepada tenaga pengajar yang bertugas jauh dari pusat kota, khususnya di pulau-pulau terluar Kota Makassar. Ini adalah bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan anak-anak bangsa,” ungkapnya.
Selain itu, Pemkot Makassar turut menggandeng sektor swasta melalui pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) guna mendukung pengembangan fasilitas dan infrastruktur pendidikan.
Appi menjelaskan, pemerintah juga membentuk satuan tugas serta relawan anak putus sekolah untuk memastikan seluruh anak usia sekolah dapat kembali mengakses pendidikan formal maupun nonformal.
“Kami membangun satgas dan relawan anak putus sekolah untuk memastikan semua anak kembali masuk sekolah. Tidak boleh ada lagi anak di Kota Makassar yang tidak mendapatkan hak pendidikan,” tegasnya.





