
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Ribuan umat Muslim memadati Lapangan Karebosi, Rabu pagi (27/5/2026), untuk melaksanakan Salat Idul Adha 1447 Hijriah tingkat Kota Makassar dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, serta Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengikuti rangkaian ibadah bersama masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Makassar.
Pelaksanaan Salat Idul Adha yang dimulai sekitar pukul 06.40 WITA berlangsung tertib dan lancar. Lapangan Karebosi dipenuhi jemaah yang datang sejak pagi untuk menunaikan salat hari raya kurban tersebut.
Turut hadir dalam kesempatan itu unsur Forkopimda Kota Makassar, Kapolrestabes Makassar, Dandim 1408/Makassar, jajaran SKPD Pemerintah Kota Makassar, tokoh agama, serta sejumlah tokoh masyarakat dan mantan wali kota Makassar.
Pada pelaksanaan salat tahun ini, khatib dipercayakan kepada Dr. K.H. Muhammad Ishaq Samad, M.A., Ketua Umum DPP IMMIM. Sementara imam salat dipimpin oleh Ustaz Dwi Cahya Oktianto, S.H., M.Pd.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan Hari Raya Idul Adha menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat.
Menurut Munafri, makna Idul Adha tidak hanya sebatas ibadah kurban, tetapi juga mengajarkan pentingnya kebersamaan, empati, dan semangat berbagi kepada sesama.
“Harapan kita pada Hari Raya Idul Adha ini adalah setiap pengorbanan dan ibadah kurban membawa keberkahan, meningkatkan ketakwaan, serta mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat,” ujar Munafri.
Wali kota yang akrab disapa Appi itu menilai keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi pelajaran penting tentang keikhlasan dan ketaatan dalam menjalankan perintah Allah SWT.
Menurutnya, nilai pengorbanan tersebut juga harus diwujudkan dalam kehidupan sosial melalui perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat sekitar.
“Pengorbanan seperti ini adalah bentuk bagaimana kita memberikan perhatian kepada masyarakat di sekitar kita,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kota Makassar untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan kota.
“Saya selalu mengajak seluruh masyarakat Kota Makassar untuk terus membangun kebersamaan, membangun kolaborasi bersama-sama, dan mendukung proses pembangunan yang ada di Kota Makassar,” katanya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum mempererat solidaritas sosial dan memperkuat rasa kepedulian terhadap sesama.
Menurut Aliyah, Hari Raya Kurban mengandung pesan mendalam tentang keikhlasan, pengorbanan, serta pentingnya berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Idul Adha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga tentang bagaimana kita menumbuhkan rasa empati, memperkuat solidaritas, dan saling berbagi kepada sesama,” ujarnya.
Ia berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam perayaan Idul Adha dapat terus dijaga sebagai fondasi membangun kehidupan sosial yang harmonis di Kota Makassar.
Selain itu, Aliyah juga mengingatkan pentingnya memperkuat kepedulian sosial dan perhatian terhadap warga yang membutuhkan bantuan.
“Melalui Idul Adha, kita belajar tentang arti keikhlasan dan pengorbanan. Nilai-nilai ini penting untuk terus kita hadirkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun di tengah masyarakat,” pungkasnya. (*)





