
Merespons kondisi tersebut, tim kebersihan langsung diterjunkan ke lokasi. Selain personel di darat, Kecamatan Ujung Pandang juga mengoperasikan dua unit perahu Pattasaki untuk mengangkut sampah yang mengapung di perairan.
“Petugas langsung bekerja di lapangan. Dua unit perahu Pattasaki kami operasikan untuk mengangkut sampah kiriman maupun sampah yang dibuang ke laut,” jelasnya.
Menurut Nanin, berbagai jenis sampah masih ditemukan hampir setiap hari di kawasan pesisir, mulai dari sampah plastik hingga benda berukuran besar yang diduga sengaja dibuang ke laut.
Meski demikian, ia memastikan kondisi Pantai Losari saat ini telah kembali bersih setelah dilakukan pembersihan intensif oleh Satgas Kebersihan Kecamatan Ujung Pandang.
“Area yang sempat menjadi sorotan di media sosial kini sudah bersih dan kembali tertata,” katanya.
Nanin menegaskan bahwa kebiasaan membuang sampah ke laut tidak hanya merusak lingkungan dan habitat biota laut, tetapi juga membutuhkan biaya, tenaga, dan waktu yang besar untuk penanganannya.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, baik ke laut maupun ke saluran air yang bermuara ke kawasan pesisir.





