“Tema ini sangat relevan dengan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini. Universitas memiliki peran penting dalam menghadirkan ilmu pengetahuan yang dapat menjembatani kebutuhan konservasi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Prof. JJ.
Lebih lanjut, Prof. JJ menegaskan komitmen Unhas untuk mendukung pelaksanaan konferensi sekaligus mendorong keterlibatan para dosen dan peneliti dalam berbagai agenda kolaborasi yang akan dikembangkan.
Bagi Unhas IASC 2027 tidak hanya menjadi forum akademik internasional, tetapi juga kesempatan memperkenalkan Sulawesi Selatan sebagai laboratorium pembelajaran global dalam pengelolaan sumber daya bersama.
Di tengah berbagai tantangan lingkungan, kolaborasi lintas negara dan disiplin ilmu menjadi kunci untuk menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi masyarakat dan alam.
IASC Biennial Conference merupakan konferensi dua tahunan yang diselenggarakan oleh International Association for the Study of the Commons (IASC), sebuah asosiasi internasional yang berfokus pada studi tata kelola dan pengelolaan sumber daya milik bersama (the commons). Informasi lebih lanjut mengenai IASC 2027 dapat dilihat di https://2027.iasc-commons.org (*/mita-fhut/dhs)





