
Di tingkat rumah tangga, perusahaan mendorong program Emberisasi — pemilahan sampah organik langsung dari sumber yang diluncurkan pada Desember 2024. Dimulai dari 100 rumah karyawan di Perumahan Pontada, program ini berhasil mengumpulkan rata-rata 100 kilogram sampah organik per hari. Ember-ember berisi sisa makanan diletakkan di luar rumah setiap malam dan diangkut tim pengelola untuk diolah lebih lanjut. Ke depan, pendekatan ini direncanakan untuk direplikasi kepada masyarakat umum di sekitar Sorowako.
Sampah yang terkumpul kemudian diolah melalui fasilitas pemilahan (Segregation Plant) yang menangani 12 hingga 15 ton sampah organik dan anorganik per hari. Sebanyak 500 hingga 700 kilogram per hari diolah menjadi kompos, sementara sebagian lain dimanfaatkan sebagai pakan maggot BSF yang menguraikan sisa organik secara efektif. Maggot yang telah dewasa kemudian dimanfaatkan sebagai pakan ikan, menciptakan siklus ekonomi sirkular dari sampah. Sampah anorganik bernilai seperti plastik, botol kaca, dan scrap besi disalurkan ke bank sampah dan BUMDes. Total donasi mencapai empat ton sampah terpilah per tahun. Untuk mendukung keseluruhan ekosistem ini, perusahaan mengalokasikan anggaran pengelolaan sampah lebih dari Rp 700 juta per tahun.





