Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk melakukan roadshow ke berbagai program studi untuk memperoleh informasi yang lebih komprehensif sebagai dasar penyusunan strategi peningkatan kinerja institusi.
“Hasil tracer study ini juga menjadi umpan balik penting bagi program studi, termasuk dalam mendukung proses akreditasi dan reakreditasi,” jelas Prof Farida.
Pada kesempatan tersebut, Prof Farida secara resmi meluncurkan Tracer Study 2026. Dirinya berharap, pelaksanaan tracer study ke depan semakin optimal melalui tata kelola yang terstruktur, dukungan pimpinan fakultas, dan partisipasi aktif alumni, sehingga mampu menjadi dasar penguatan mutu pendidikan serta peningkatan kinerja program studi di lingkungan Unhas.
Data tracer study memiliki peran signifikan dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), proses akreditasi, peningkatan reputasi institusi, serta penguatan program Universitas Berdampak.
Informasi yang diperoleh dari lulusan menjadi dasar dalam mengevaluasi kualitas pembelajaran sekaligus mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan yang lebih luas.
Dalam aspek akademik, tracer study menjadi salah satu instrumen penting untuk menilai efektivitas kurikulum, capaian pembelajaran lulusan (CPL), dan implementasi Outcome-Based Education (OBE). Umpan balik dari alumni membantu program studi memastikan bahwa kompetensi yang dibangun selama proses pendidikan tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman.





