SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Di tengah tuntutan agar perguruan tinggi menghasilkan lulusan yang semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja, data alumni menjadi sumber informasi yang kian strategis.
Tidak hanya menggambarkan masa transisi lulusan menuju dunia profesional, data tersebut juga menjadi dasar dalam mengevaluasi efektivitas pembelajaran, relevansi kurikulum, hingga kualitas layanan pendidikan yang diberikan perguruan tinggi.
Komitmen untuk memperkuat pemanfaatan data alumni tersebut menjadi salah satu fokus Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Workshop Hasil Tracer Study 2025 dan Launching Tracer Study 2026 yang diselenggarakan Direktorat Hubungan Alumni di Ruang Senat, Lantai 2 Rektorat Unhas, Kamis (11/6).
Direktur Hubungan Alumni Unhas, Prof. Ir. Muhammad Yusuf, S.Pt., Ph.D., menjelaskan bahwa hasil Tracer Study 2025 memberikan gambaran mengenai kondisi lulusan setelah menyelesaikan pendidikan. Selain itu, juga menjadi dasar evaluasi untuk penyempurnaan tahun berikutnya. Kualitas data sangat menentukan ketepatan strategi pengembangan pendidikan dan peningkatan kinerja institusi.
Hasil Tracer Study Universitas Hasanuddin Tahun 2025 menunjukkan capaian yang menggembirakan. Tingkat partisipasi alumni (response rate) mencapai hampir 97%, mencerminkan tingginya keterlibatan alumni dalam mendukung proses evaluasi institusi. Dari sisi Indikator Kinerja Utama (IKU) 1, Unhas juga mencatat capaian sebesar 88% atau melampaui standar kementerian yang ditetapkan sebesar 80%.
“Capaian ini menunjukkan bahwa keterhubungan alumni dengan almamater masih sangat baik. Yang lebih penting, data yang terkumpul memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kondisi lulusan dan akan menjadi dasar evaluasi untuk penyempurnaan pelaksanaan tracer study serta pengembangan program pendidikan pada tahun-tahun berikutnya,” jelas Prof. Yusuf.
Hasil tracer study menunjukkan bahwa lebih dari 70% alumni Unhas berhasil memperoleh pekerjaan dalam rentang waktu kurang dari enam bulan setelah menyelesaikan studi.
Temuan ini menjadi indikator positif yang mencerminkan daya saing lulusan sekaligus menunjukkan relevansi kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja.
Wakil Rektor Bidang SDM, Alumni dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum.,menegaskan bahwa keberhasilan tracer study memerlukan komitmen dan kerja sama seluruh fakultas serta program studi.
Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk melakukan roadshow ke berbagai program studi untuk memperoleh informasi yang lebih komprehensif sebagai dasar penyusunan strategi peningkatan kinerja institusi.
“Hasil tracer study ini juga menjadi umpan balik penting bagi program studi, termasuk dalam mendukung proses akreditasi dan reakreditasi,” jelas Prof Farida.
Pada kesempatan tersebut, Prof Farida secara resmi meluncurkan Tracer Study 2026. Dirinya berharap, pelaksanaan tracer study ke depan semakin optimal melalui tata kelola yang terstruktur, dukungan pimpinan fakultas, dan partisipasi aktif alumni, sehingga mampu menjadi dasar penguatan mutu pendidikan serta peningkatan kinerja program studi di lingkungan Unhas.
Data tracer study memiliki peran signifikan dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), proses akreditasi, peningkatan reputasi institusi, serta penguatan program Universitas Berdampak.
Informasi yang diperoleh dari lulusan menjadi dasar dalam mengevaluasi kualitas pembelajaran sekaligus mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan yang lebih luas.
Dalam aspek akademik, tracer study menjadi salah satu instrumen penting untuk menilai efektivitas kurikulum, capaian pembelajaran lulusan (CPL), dan implementasi Outcome-Based Education (OBE). Umpan balik dari alumni membantu program studi memastikan bahwa kompetensi yang dibangun selama proses pendidikan tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman.
Oleh karena itu, persiapan Tracer Study 2026 menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan data yang akurat, komprehensif, dan representatif.
Keberhasilan pelaksanaannya diharapkan dapat memperkuat posisi Unhas sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga mampu menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat, perekonomian, dan pembangunan berkelanjutan. (*/mir)





