
Menurutnya, pihak kementerian telah menginstruksikan seluruh kepala kantor haji di berbagai daerah untuk mendatangi dan menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga jemaah yang meninggal dunia selama menjalankan ibadah haji.
Pada kesempatan tersebut, Gus Irfan juga menyampaikan perkembangan pelaksanaan ibadah haji tahun 2026. Berdasarkan data terbaru yang diterimanya, sekitar 290 jemaah haji Indonesia dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi.
Meski angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada musim haji tahun sebelumnya, pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya tren kenaikan kasus kematian dalam beberapa hari terakhir.
“Kami terus memantau perkembangan karena dalam beberapa hari terakhir jumlahnya menunjukkan peningkatan,” ujar Gus Irfan.
Ia menjelaskan, pemerintah bersama petugas haji dan tenaga kesehatan terus mengawasi kondisi jemaah yang masih berada di Tanah Suci. Pengawasan diperketat mengingat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Arab Saudi dengan suhu mencapai sekitar 45 derajat Celsius.
Kondisi tersebut dinilai berisiko bagi kesehatan jemaah, terutama mereka yang berusia lanjut maupun memiliki riwayat penyakit tertentu.





