NasionalNewsRegional

Menteri Haji Kunjungi Keluarga Jemaah Asal Maros yang Wafat di Tanah Suci

“Jemaah harus terus dipantau dan dijaga kesehatannya agar dapat menyelesaikan rangkaian ibadah dengan baik,” katanya.

Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air terus berlangsung. Hingga pertengahan Juni ini, hampir separuh jemaah telah kembali ke Indonesia, sedangkan sisanya akan dipulangkan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Di sisi lain, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros Ahmad Ihyadin mengungkapkan bahwa almarhum Sangkala memiliki riwayat gangguan paru-paru sebelum berangkat ke Arab Saudi.

BACA JUGA  Munafri Tinjau Lokasi Banjir di Biringkanaya, Cari Solusi Penanganan di Sungai Biring Je’ne

Kondisi kesehatannya bahkan telah mendapat perhatian sejak perjalanan menuju Tanah Suci. Dalam dua hari terakhir sebelum wafat, almarhum mengalami penurunan kondisi fisik yang ditandai dengan berkurangnya nafsu makan.

Meski demikian, almarhum tetap mendapatkan pendampingan dan dukungan dari rombongan haji karena jadwal kepulangannya ke Kabupaten Maros sebenarnya sudah semakin dekat.

“Dua hari sebelum meninggal dunia, beliau mengeluhkan nafsu makan yang menurun. Kami terus memberikan semangat karena jadwal kepulangannya ke Maros tinggal beberapa hari lagi,” ungkap Ihyadin. (*)

BACA JUGA  Polemik THM di Makassar, Danny Pomanto: Perizinan Bukan Otoritas Pemkot Makassar

Lihat Semua

Previous page 1 2 3

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button