NasionalNewsRegional

Menteri Haji Kunjungi Keluarga Jemaah Asal Maros yang Wafat di Tanah Suci

“Jemaah harus terus dipantau dan dijaga kesehatannya agar dapat menyelesaikan rangkaian ibadah dengan baik,” katanya.

Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air terus berlangsung. Hingga pertengahan Juni ini, hampir separuh jemaah telah kembali ke Indonesia, sedangkan sisanya akan dipulangkan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Di sisi lain, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros Ahmad Ihyadin mengungkapkan bahwa almarhum Sangkala memiliki riwayat gangguan paru-paru sebelum berangkat ke Arab Saudi.

BACA JUGA  Kemenhaj Sulsel Siap Lepas 9.670 Jamaah Haji 2026: Kloter Pertama Dijadwalkan Berangkat 22 April

Kondisi kesehatannya bahkan telah mendapat perhatian sejak perjalanan menuju Tanah Suci. Dalam dua hari terakhir sebelum wafat, almarhum mengalami penurunan kondisi fisik yang ditandai dengan berkurangnya nafsu makan.

Meski demikian, almarhum tetap mendapatkan pendampingan dan dukungan dari rombongan haji karena jadwal kepulangannya ke Kabupaten Maros sebenarnya sudah semakin dekat.

“Dua hari sebelum meninggal dunia, beliau mengeluhkan nafsu makan yang menurun. Kami terus memberikan semangat karena jadwal kepulangannya ke Maros tinggal beberapa hari lagi,” ungkap Ihyadin. (*)

BACA JUGA  Perusahaan Jepang Tawarkan Teknologi BLITZ GIS, Solusi Real-Time Cegah Banjir di Makassar

Lihat Semua

Previous page 1 2 3

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button