
Namun kondisi tersebut berhasil diatasi melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar dengan menambah jumlah petugas verifikasi.
“Awalnya verifikator kami hanya tujuh orang. Karena jumlah pendaftar sangat banyak, kami menambah tiga verifikator lagi sehingga total menjadi 10 orang. Langkah ini dilakukan agar proses verifikasi berjalan lebih lancar dan cepat,” jelasnya.
Menurutnya, penambahan personel terbukti efektif mempercepat proses validasi dokumen. Hingga hari terakhir pendaftaran, sebagian besar berkas telah berhasil diverifikasi dan masuk dalam sistem perangkingan.
“Alhamdulillah kendala yang sempat terjadi sudah bisa kami atasi. Saat ini sudah lebih dari 400 berkas yang tervalidasi dan masuk dalam sistem perangkingan sehingga orang tua dapat melihat posisi anaknya secara langsung,” katanya.
Berdasarkan data pada hari terakhir pendaftaran, jumlah pendaftar jalur non-domisili di SMPN 6 Makassar mencapai 578 orang. Jumlah tersebut merupakan gabungan pendaftar dari jalur prestasi akademik, prestasi non-akademik, afirmasi, dan mutasi.
Dari total pendaftar tersebut, sekolah telah menyelesaikan validasi terhadap 474 berkas, sementara 45 berkas masih menunggu verifikasi, lima berkas sedang diverifikasi, dan sembilan berkas menunggu proses validasi akhir.





