
Menurut Appi, capaian tersebut ditopang oleh sejumlah faktor, di antaranya posisi Makassar sebagai pusat logistik Indonesia Timur, tingginya kepercayaan investor, serta keberhasilan transformasi ekonomi yang didorong oleh digitalisasi.
Selain itu, Makassar juga memiliki struktur ekonomi yang beragam dan tidak bergantung pada satu sektor atau komoditas tertentu. Kondisi tersebut membuat perekonomian kota tetap tangguh dan mampu menjaga stabilitas pertumbuhan di tengah berbagai dinamika ekonomi.
“Makassar memiliki struktur ekonomi yang heterogen. Ketika satu sektor mengalami perlambatan, sektor lain tetap bergerak sehingga stabilitas pertumbuhan ekonomi dapat terjaga,” katanya.
Appi menambahkan, kualitas sumber daya manusia juga menjadi salah satu kekuatan utama Kota Makassar. Menurutnya, peningkatan kualitas SDM menjadi kunci agar masyarakat lokal dapat mengambil manfaat secara langsung dari pertumbuhan ekonomi dan investasi yang terus meningkat.
Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus menjaga iklim investasi yang sehat melalui kepastian regulasi, transparansi birokrasi, serta stabilitas daerah. Faktor-faktor tersebut dinilai menjadi pertimbangan penting bagi investor dalam menanamkan modalnya.





