
“Kami berharap Unhas dapat memberi dukungan. Program afirmasi ini adalah langkah penting agar putra-putri Nunukan memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih luas dan nantinya kembali membangun daerah,” jelas Irwan.
Jalur afirmasi Pemda Nunukan dimulai tahun lalu, dimana 33 mahasiswa asal Nunukan telah diterima dan menempuh pendidikan di Unhas. Untuk tahun ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan bersama Unhas berkomitmen memperkuat implementasi program tersebut.
Rektor Prof. JJ menegaskan komitmen Unhas. Keberhasilan program afirmasi tidak hanya diukur dari jumlah mahasiswa yang diterima, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak dalam memastikan mahasiswa dapat menyelesaikan studi dan kembali berkontribusi bagi daerah asalnya.
“Daerah perbatasan merupakan garda terdepan Indonesia yang memerlukan sentuhan dari perguruan tinggi. Calon mahasiswa afirmasi yang nantinya berkuliah di Unhas juga harus dikawal bersama agar tidak menghadapi kendala studi,” pesan Prof. JJ.
Usai pertemuan, agenda dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Nunukan dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unhas. Kerja sama tersebut berfokus pada implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam penguatan layanan kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kedokteran gigi.





