
“Ini adalah awal dari sebuah perjalanan panjang yang kami harapkan akan menjadi warisan berharga bagi Kota Makassar ke depannya. Kami ingin membuka babak baru dalam diplomasi budaya dan menegaskan bahwa Makassar siap menjadi pintu gerbang yang terbuka luas bagi kerja sama antarbangsa,” ujar Melinda.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada para perajin tenun tradisional serta pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan karya terbaik mereka dalam forum internasional tersebut.
Menurut Melinda, visi strategis Pemerintah Kota Makassar telah menjadi jembatan yang menghubungkan kekayaan budaya lokal dengan peluang ekonomi global yang lebih luas, sekaligus membuka ruang promosi bagi produk-produk unggulan daerah.
Melalui pameran “The Taste and Craft of Makassar”, berbagai produk kerajinan tangan, tenun tradisional, fesyen, hingga kuliner khas Makassar diperkenalkan kepada delegasi mancanegara sebagai representasi identitas budaya Sulawesi Selatan yang kaya dan beragam.
Sementara itu, Ketua Bidang Kerja Sama Luar Negeri Dewan Kerajinan Nasional Indonesia, Katharine Grace Fadli Zon, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan yang berhasil mempertemukan unsur budaya, ekonomi kreatif, dan diplomasi dalam satu ruang kolaborasi.





