
Ia menekankan, Makassar tidak hanya menawarkan infrastruktur dan peluang bisnis, tetapi juga didukung sumber daya manusia yang kompetitif melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi terkemuka yang aktif menjalin kerja sama internasional.
“Makassar merupakan kota dengan sistem pendidikan yang bereputasi baik. Kami didukung kolaborasi akademik yang kuat dan universitas-universitas yang aktif dalam kerja sama internasional, penelitian, serta program pertukaran mahasiswa,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Munafri mengajak seluruh delegasi negara sahabat untuk membangun kemitraan jangka panjang bersama Kota Makassar.
“Makassar bukan sekadar kota di atas peta. Makassar adalah pasar yang terus tumbuh, kota yang ramah investasi, dan gerbang menuju pertumbuhan ekonomi Indonesia Timur. Sekali layar terkembang, pantang biduk surut ke pantai. Hari ini kami membuka layar untuk menyambut kemitraan dan investasi dari negara-negara sahabat,” tutupnya. (*)





