
Selain itu, para lurah juga didorong untuk menginventarisasi aset maupun lahan milik pemerintah yang berpotensi dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan TPS 3R dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).
Lebih jauh, Andi Zulkifly mengungkapkan bahwa pengelolaan sampah kini menjadi salah satu indikator utama dalam evaluasi kinerja lurah yang dilakukan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
Penilaian tersebut tidak hanya melihat kondisi kebersihan wilayah, tetapi juga mengukur keberhasilan pemerintah kelurahan dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang mampu mengurangi volume sampah menuju TPA.
“Penilaian utama Pak Wali Kota terhadap kinerja lurah salah satunya adalah pengelolaan sampah. Yang dilihat bukan hanya wilayah bersih atau tidak, tetapi bagaimana sistem pengelolaan sampah berjalan efektif dan mampu menekan jumlah sampah yang masuk ke TPA,” pungkasnya.
Melalui kegiatan diseminasi ini, Pemerintah Kota Makassar berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah kota, kecamatan, dan kelurahan dalam menciptakan sistem pengelolaan persampahan yang efektif, berkelanjutan, serta berbasis partisipasi masyarakat menuju Makassar yang lebih bersih dan ramah lingkungan. (*)





