
Ia menilai jaringan partai politik yang menjangkau hingga tingkat akar rumput menjadi kekuatan besar dalam membangun komunikasi publik yang efektif serta memperkuat pemahaman masyarakat terhadap berbagai kebijakan pemerintah.
Munafri juga menegaskan bahwa seluruh program penataan kota dilakukan demi kepentingan masyarakat, mulai dari mengembalikan fungsi ruang publik, memperbaiki akses pejalan kaki, hingga menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih tertib, aman, dan nyaman.
Di sisi lain, pemerintah terus menyiapkan lokasi relokasi yang layak bagi pelaku usaha terdampak penataan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan dengan baik.
“Tujuan kita jelas, membangun kawasan yang lebih baik, memberikan tempat usaha yang lebih layak, sekaligus menghadirkan kota yang semakin nyaman bagi seluruh masyarakat,” tuturnya.
Melalui komunikasi politik yang terbuka dan kolaboratif, Pemerintah Kota Makassar berharap seluruh elemen, termasuk partai non-parlemen, dapat menjadi mitra strategis dalam mengawal pembangunan serta menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara lebih luas. (*)





