
Dalam kesempatan itu, PMM menyampaikan harapan agar Pemerintah Kota Makassar dapat memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) para pengemudi ojol melalui berbagai program pelatihan keterampilan, pengembangan usaha, serta pemberdayaan ekonomi.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat sebagian besar anggota menggantungkan penghasilan dari aktivitas sehari-hari sebagai pengemudi ojol.
Selain peningkatan kompetensi, PMM juga menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dihadapi anggotanya, di antaranya akses terhadap layanan kesehatan, perlindungan sosial, hingga peluang memperoleh pelatihan kerja yang dapat membuka sumber penghasilan tambahan bagi keluarga.
Muhammad Jamal menegaskan bahwa para pengemudi ojol memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus menjadi bagian dari wajah pelayanan Kota Makassar. Karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang ramah, santun, profesional, dan mengedepankan keselamatan kepada masyarakat maupun tamu yang berkunjung ke Kota Makassar.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyambut baik kehadiran jajaran PMM dan mengapresiasi kontribusi para pengemudi ojek online dalam mendukung aktivitas masyarakat serta roda perekonomian Kota Makassar.





