
Menurut Aliyah, Pemerintah Kota Makassar memiliki sejumlah program pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pelatihan keterampilan, hingga perlindungan sosial yang dapat disinergikan dengan kebutuhan anggota PMM.
Namun, pelaksanaan program tersebut memerlukan data yang valid agar bantuan maupun pelatihan benar-benar tepat sasaran.
Karena itu, Aliyah meminta PMM melakukan pendataan anggota secara lengkap dan terstruktur berdasarkan wilayah domisili, jenis pekerjaan, hingga kebutuhan masing-masing anggota. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun berbagai bentuk intervensi melalui perangkat daerah terkait.
“Pendataan dan pemetaan kebutuhan menjadi langkah awal agar program yang dimiliki pemerintah dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan anggota PMM, sehingga pelaksanaannya lebih efektif dan tepat sasaran,” ujar Aliyah.
Ia juga menegaskan pentingnya membangun komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan antara pemerintah dengan organisasi masyarakat seperti PMM.
Menurutnya, kolaborasi yang baik akan mempermudah penyusunan program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga para pengemudi ojol.





