
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar terus memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun karakter bangsa melalui penanaman nilai-nilai Pancasila, kesadaran hukum, serta semangat cinta tanah air di tengah masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) bertema “PKK Bergerak Membangun Keluarga Pancasilais, Sadar Hukum dan Cinta Tanah Air” yang digelar di Auditorium Gedung PKK Kota Makassar, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Kerja Pokja I TP PKK Kota Makassar ini diikuti para kader TP PKK dari seluruh kecamatan dan kelurahan se-Kota Makassar.
Melalui pembinaan tersebut, para kader dibekali pemahaman mengenai pentingnya memperkuat karakter kebangsaan sejak lingkup keluarga sebagai unit terkecil dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Pokja I TP PKK Kota Makassar, Siti Syahriati A. Syahrum. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara.
Menurutnya, kader PKK sebagai mitra pemerintah memiliki posisi penting dalam mengedukasi masyarakat agar nilai-nilai Pancasila, kesadaran hukum, dan rasa cinta tanah air dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari lingkungan keluarga.
“Kader PKK sebagai mitra pemerintah di tengah masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk menjadi agen perubahan dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, kesadaran hukum, dan rasa cinta tanah air kepada keluarga maupun lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan wawasan, kapasitas, serta kemampuan para kader PKK dalam menyampaikan berbagai materi pembinaan kepada masyarakat sehingga mampu mendorong terciptanya keluarga yang tangguh, harmonis, dan berkarakter.
Kegiatan PKBN menghadirkan Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) Universitas Islam Makassar, Dr. Marif, sebagai narasumber.
Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa bela negara bukan hanya dimaknai sebagai upaya mempertahankan kedaulatan negara secara fisik, tetapi juga diwujudkan melalui sikap disiplin, menjunjung tinggi nilai persatuan, menghormati keberagaman, serta membangun karakter generasi muda yang berakhlak dan bertanggung jawab.
Ia juga menyoroti peran strategis PKK sebagai organisasi kemasyarakatan yang memiliki jaringan hingga tingkat kelurahan dalam memperkuat pendidikan karakter di lingkungan keluarga melalui berbagai program pembinaan yang berkelanjutan.
“Bela negara tidak hanya diwujudkan melalui pertahanan secara fisik, tetapi juga melalui upaya menjaga persatuan, menjunjung nilai kebhinekaan, serta membangun keluarga yang berkarakter dan berakhlak baik,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar, Dr. Fathur Rahim, menyampaikan materi mengenai pentingnya membangun keluarga yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, serta mendorong kader PKK menjadi pelopor dalam menanamkan semangat kebangsaan di lingkungan masing-masing.
Ia menilai keluarga merupakan ruang pertama dalam membentuk karakter warga negara yang taat hukum, toleran, serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
“Kader PKK memiliki peran penting dalam membangun keluarga yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, sadar hukum, dan cinta tanah air melalui edukasi dan aksi nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Kota Makassar berharap para kader semakin siap menjadi agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya nilai-nilai kebangsaan, memperkuat kesadaran hukum, serta menumbuhkan semangat bela negara melalui penguatan ketahanan keluarga.
Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya masyarakat Kota Makassar yang harmonis, berkarakter, berwawasan kebangsaan, dan memiliki kepedulian terhadap persatuan serta kemajuan bangsa. (*)





