
Ketua FKPPI Sulawesi Selatan itu menegaskan bahwa menciptakan keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, Forkopimda, hingga elemen masyarakat menjadi kunci dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kota Makassar.
Sementara itu, Kapolrestabes Makassar, KBP Arya Perdana, dalam amanatnya menekankan bahwa tema “Polri untuk Masyarakat” merupakan pengingat bagi seluruh personel Polri agar setiap pelaksanaan tugas selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Ia mengatakan, tantangan kepolisian saat ini semakin kompleks, mulai dari kejahatan berbasis teknologi, penyalahgunaan narkotika, konflik sosial, hingga maraknya penyebaran informasi yang menyesatkan. Karena itu, seluruh personel dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan publik yang cepat, transparan, responsif, dan berkeadilan.
Arya Perdana juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar, TNI, Kejaksaan, Pengadilan, serta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, media massa, dan seluruh elemen masyarakat yang selama ini terus bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Makassar.





