
Sementara itu, Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Melinda Aksa, mengapresiasi sinergi antara DLH Kota Makassar dan Rappo dalam menghadirkan edukasi pengelolaan sampah kepada masyarakat melalui Indonesia City Expo 2026.
Menurut Melinda, keberhasilan pengelolaan sampah tidak cukup mengandalkan kebijakan pemerintah semata, tetapi memerlukan keterlibatan masyarakat, komunitas, hingga pelaku ekonomi kreatif untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan.
“Kolaborasi seperti ini menjadi contoh bahwa sampah bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi jika dikelola dengan baik. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang terinspirasi untuk mulai memilah dan memanfaatkan sampah dari lingkungan sekitarnya,” kata Melinda.
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kota Makassar berharap semakin banyak masyarakat memahami bahwa sampah bukan sekadar limbah yang harus dibuang, melainkan sumber daya yang dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat gerakan ekonomi sirkular, mendorong kreativitas masyarakat, serta mendukung terwujudnya target Makassar Bebas Sampah 2029. (*)





