
Karena itu, Pemerintah Kota Makassar terus mendorong penguatan bank sampah hingga tingkat RT dan RW sebagai bagian dari pembangunan ekonomi sirkular di tengah masyarakat.
Appi berharap para mahasiswa KKN dapat menjadi agen edukasi yang membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah sekaligus mendukung pengembangan pertanian perkotaan.
“Ini penting agar tercipta ekonomi sirkular di masyarakat, di mana sampah tidak lagi menjadi beban, tetapi memiliki nilai ekonomi yang dapat meningkatkan pendapatan warga,” jelasnya.
Selain mendukung program pembangunan daerah, Appi mengingatkan bahwa KKN juga merupakan proses pembelajaran yang berharga bagi mahasiswa karena mereka akan berinteraksi langsung dengan masyarakat yang memiliki karakter, budaya, dan kebutuhan yang beragam.
Oleh karena itu, ia berpesan agar seluruh peserta menjaga sikap, etika, serta nama baik almamater selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.
“Jadikan KKN sebagai ruang belajar sekaligus ruang pengabdian,” pesannya.
Di akhir arahannya, Appi meminta seluruh mahasiswa terus membangun koordinasi dengan camat dan lurah di wilayah penempatan agar setiap program kerja yang dilaksanakan dapat selaras dengan program pembangunan Pemerintah Kota Makassar.





