
Menurutnya, meningkatnya permintaan terhadap produk kriya harus diimbangi dengan pengelolaan bahan baku yang bertanggung jawab agar tetap tersedia bagi generasi mendatang.
“Tingginya permintaan terhadap produk kerajinan harus diimbangi dengan perhatian terhadap aspek ramah lingkungan agar ketersediaan bahan baku tetap terjaga untuk generasi mendatang,” ujarnya.
Selain peningkatan kualitas produk, Tri Suswati juga menekankan pentingnya memperluas akses pemasaran agar karya para perajin Indonesia semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.
“Produksi yang dibuat para perajin akan semakin bernilai apabila didukung pemasaran yang baik. Kami berharap produk-produk binaan Kementerian ESDM dapat tampil di berbagai pameran nasional hingga internasional dan membuktikan bahwa kualitas kriya Indonesia mampu bersaing di dunia,” katanya.
Ia turut mengapresiasi dukungan Kementerian ESDM, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, serta perusahaan mitra yang selama ini aktif membina para perajin sehingga mampu menghasilkan produk berkualitas dan bernilai ekonomi.
Sementara itu, sambutan Ketua Dekranasda Kota Makassar yang dibacakan Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Makassar, Rosnani Raja Asih, menyebut peringatan HUT Dekranas ke-46 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam memajukan industri kriya dan ekonomi kreatif.





