
Ia menjelaskan, proses prakualifikasi penyedia telah diumumkan sejak 3 Juli 2026 sebagai tahapan awal seleksi pelaksana pekerjaan.
Paket pekerjaan tersebut diumumkan melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kota Makassar dengan nama paket Belanja Modal Bangunan Gedung Tempat Olahraga Pembangunan Stadion Untia.
Pemerintah Kota Makassar menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp350 miliar yang bersumber dari APBD. Nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) juga ditetapkan sebesar Rp350 miliar, sementara nilai kontrak baru akan ditentukan setelah proses pengadaan selesai.
Menurut Zuhaelsi, setelah prakualifikasi berakhir, tahapan berikutnya meliputi evaluasi administrasi, evaluasi teknis, hingga penilaian kemampuan peserta sesuai persyaratan yang ditetapkan.
Pemkot Makassar menargetkan penyedia jasa pembangunan Stadion Untia dapat ditetapkan pada pekan keempat September 2026.
Pada tahun pertama pelaksanaan, pekerjaan akan difokuskan pada penyusunan Detail Engineering Design (DED), mobilisasi peralatan dan tenaga kerja, persiapan lapangan, serta pematangan lahan sebagai dasar pelaksanaan konstruksi utama pada 2027.





