
Ia mengatakan para pengrajin kini mampu menghasilkan berbagai produk, mulai dari kotak tisu hingga tas modern, sekaligus melibatkan generasi muda agar tradisi tersebut tetap lestari.
“Kami bersyukur mendapat kesempatan memperkenalkan teduhu di ajang Dekranas. Ini menjadi peluang besar untuk memperluas pasar sekaligus membuka kerja sama baru,” katanya.
Kehadiran produk kriya binaan PT Vale juga mendapat perhatian dari Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, bersama Wakil Ketua II Dekranas, Sri Suparni Bahlil Lahadalia. Keduanya mengunjungi booth PT Vale dan berdialog langsung dengan para pengrajin.
Sri Suparni mengapresiasi upaya PT Vale dalam membina pengrajin muda sehingga mampu menghasilkan produk berkualitas sekaligus menjaga keberlangsungan budaya lokal.
“Kami bangga melihat semangat para pengrajin, khususnya generasi muda. Berkat pembinaan perusahaan mitra ESDM seperti PT Vale, semakin banyak pengrajin muda yang berkembang dan mendapatkan kesempatan mengikuti berbagai program pelatihan,” ujarnya.
Melalui kolaborasi bersama Kementerian ESDM, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Dekranas, PT Vale menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan potensi lokal. Perusahaan memandang pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian penting dari praktik pertambangan yang berkelanjutan. (*)





