
Program pendidikan kesetaraan tersebut diselenggarakan melalui SKB dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). SKB merupakan satuan pendidikan nonformal yang dikelola pemerintah melalui Disdik Makassar, sedangkan PKBM dikelola masyarakat sebagai mitra pemerintah dalam memperluas akses layanan pendidikan.
Kedua lembaga tersebut melayani masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan formal, mulai dari remaja putus sekolah, pekerja, hingga masyarakat dewasa. Sistem pembelajarannya dirancang fleksibel sehingga peserta tetap dapat bekerja sambil mengikuti proses belajar.
Selain materi akademik, peserta juga dibekali berbagai keterampilan yang dapat menunjang kehidupan dan meningkatkan daya saing di dunia kerja.
“Selain pembelajaran akademik, peserta juga dibekali berbagai keterampilan yang dapat menunjang kehidupan dan dunia kerja,” jelas Achi.
Dari 108 penerima ijazah, para lulusan berasal dari berbagai profesi, antara lain personel Satgas Drainase Dinas Pekerjaan Umum, Satgas Kebersihan, tenaga cleaning service rumah sakit, hingga masyarakat umum.
Menurut Achi, semangat belajar para peserta, khususnya dari kalangan Satgas, menjadi inspirasi karena mereka mampu menyelesaikan pendidikan di tengah kesibukan bekerja.





