
“Selamat kepada seluruh warga belajar yang telah dinyatakan lulus. Perjalanan baru untuk meraih masa depan yang lebih cerah resmi dimulai hari ini. Jangan pernah lelah untuk belajar. Bagi masyarakat yang sempat putus sekolah, SKB dan PKBM siap menjadi jembatan untuk mewujudkan impian,” ucapnya.
Program pendidikan kesetaraan ini juga menjadi bagian dari implementasi kebijakan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam memperluas akses pendidikan bagi seluruh masyarakat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan Pemkot Makassar adalah membentuk Relawan Tim Aksi Pengembalian Anak Tidak Sekolah (ATS) yang bertugas mendata, mendampingi, dan mengembalikan anak-anak maupun warga yang putus sekolah agar kembali memperoleh layanan pendidikan melalui jalur formal maupun nonformal.
Melalui berbagai program tersebut, Disdik Makassar berharap tidak ada lagi warga yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan hanya karena faktor usia, pekerjaan, ataupun kondisi ekonomi, sehingga kualitas sumber daya manusia di Kota Makassar dapat terus meningkat secara merata. (*)





