
“PSM adalah kebanggaan masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan. Semangat yang dibawa Coach Darije menjadi motivasi bagi kita semua bahwa PSM memiliki sejarah besar dan harus terus diperjuangkan agar kembali berada di level terbaiknya,” kata Munafri.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi simbol eratnya hubungan kekeluargaan yang tetap terjalin di lingkungan PSM Makassar.
Meski tidak lagi berada dalam struktur klub, Munafri menunjukkan kepedulian dan kecintaan yang sama terhadap perkembangan Juku Eja.
PSM diharapkan mampu kembali bersaing di papan atas sepak bola Indonesia, melanjutkan tradisi sebagai salah satu klub paling bersejarah di Tanah Air.
Ia berharap kehadiran kembali Coach Darije Kalezic dapat menjadi energi positif bagi perjalanan PSM menghadapi kompetisi musim ini.
Pengalaman, dedikasi, dan kecintaan Darije terhadap Juku Eja diyakini mampu membangkitkan optimisme seluruh keluarga besar PSM.
“Semoga kembalinya Coach Darije menjadi awal yang lebih baik bagi PSM Makassar untuk kembali bersinar, meraih prestasi, dan membawa kebanggaan bagi seluruh masyarakat Makassar. Ewako PSM,” tutup Munafri. (*)





