
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, turun langsung mengunjungi warga yang terdampak kebakaran di kawasan pesisir Jalan Sultan Abdullah, Kecamatan Tallo, Jumat (31/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan moril bagi para penyintas yang tengah menghadapi musibah.
Setibanya di lokasi pengungsian, Melinda menyapa satu per satu warga, berdialog dengan para korban, serta mendengarkan langsung kondisi yang mereka alami pascakebakaran. Ia juga memberikan semangat agar para penyintas tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan.
Dalam kesempatan itu, Melinda menyerahkan bantuan dari TP PKK Kota Makassar berupa 300 paket nasi dos untuk memenuhi kebutuhan makan warga selama masa tanggap darurat. Selain itu, bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar, drg. Ita Anwar, ia juga menyalurkan 68 paket bingkisan khusus bagi anak-anak yang terdampak kebakaran.
Suasana haru mewarnai kunjungan tersebut. Melinda tampak memeluk sejumlah ibu dan anak yang masih diliputi kesedihan akibat kehilangan tempat tinggal. Melalui kehadirannya, ia berupaya memberikan penguatan agar para korban tetap optimistis menjalani proses pemulihan.
“Kami ikut prihatin atas musibah yang dialami bapak dan ibu semua. Kita berdoa mudah-mudahan keluarga yang terkena bencana ini diberikan ketabahan dan ketakwaan. Yakinlah bahwa ini adalah cobaan dari Allah,” ujar Melinda.
Ia menegaskan TP PKK Kota Makassar akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Makassar serta berbagai pihak terkait untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat segera terpenuhi. Menurutnya, perhatian khusus harus diberikan kepada kelompok rentan, seperti perempuan, anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia.
“Semoga bantuan dari Pemerintah Kota Makassar, TP PKK, dan berbagai pihak dapat membantu proses pemulihan. Kami juga merasakan kepedihan yang dirasakan para korban,” katanya.
Melinda juga menginstruksikan jajaran TP PKK di tingkat kelurahan bersama pengurus RT dan RW agar segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap seluruh keluarga terdampak. Pendataan tersebut meliputi jumlah anggota keluarga, anak usia sekolah, hingga berbagai kebutuhan mendesak yang diperlukan selama masa pemulihan.
Menurutnya, data yang akurat menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun langkah penanganan secara tepat, termasuk membantu proses penerbitan kembali dokumen-dokumen penting milik warga yang turut hangus terbakar.
Usai menyerahkan bantuan, Melinda meninjau langsung kawasan permukiman yang hangus dilalap api. Ia melihat kondisi rumah-rumah warga yang terdampak sekaligus berdialog dengan sejumlah keluarga untuk mengetahui kebutuhan paling mendesak yang harus segera dipenuhi.
Di sela kunjungannya, Melinda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas pemadam kebakaran, aparat pemerintah, relawan, dan masyarakat yang telah bekerja sama melakukan evakuasi serta penanganan pascakebakaran.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turut meninjau lokasi kebakaran bersama jajaran kepala perangkat daerah dan pemerintah setempat. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal sekaligus mengoordinasikan percepatan pemulihan bagi warga terdampak.
Diketahui, kebakaran terjadi pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.30 Wita. Api melalap sedikitnya 50 hingga 56 unit rumah semipermanen di kawasan pesisir Jalan Sultan Abdullah.
Berdasarkan data sementara, musibah tersebut berdampak pada 79 kepala keluarga (KK) atau sekitar 307 jiwa. Besarnya kobaran api dipicu oleh dominasi bangunan berbahan kayu serta tiupan angin kencang yang menyebabkan api dengan cepat menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya.
Akibat kejadian itu, banyak warga tidak sempat menyelamatkan harta benda mereka dan kini mengandalkan bantuan dari pemerintah maupun berbagai pihak selama proses pemulihan berlangsung. (*)





