
Aliyah menilai forum tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus mempelajari berbagai inovasi yang telah diterapkan di daerah lain.
Menurutnya, upaya pencegahan dan pengendalian AIDS, TBC, serta malaria membutuhkan keterlibatan banyak pihak dan tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah.
“Pencegahan dan pengendalian AIDS, tuberkulosis, dan malaria membutuhkan kolaborasi yang kuat. Melalui forum ini, Makassar memperoleh banyak pembelajaran untuk memperkuat kebijakan dan sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan agar layanan kesehatan semakin efektif dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ujar Aliyah.
Selain penguatan komitmen pemerintah daerah, forum tersebut juga membahas peningkatan kapasitas organisasi perangkat daerah dalam perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan program kesehatan melalui mekanisme Swakelola Tipe III dan IV atau Social Contracting.
Penguatan kapasitas tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah daerah mengoptimalkan pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sekaligus memperluas kemitraan dengan organisasi masyarakat sipil dalam mendukung pencapaian target pembangunan kesehatan nasional.





