
Sebanyak 67 proposal yang didanai tersebut tersebar dalam empat skema hilirisasi, yakni:
1. Ajakan Industri sebanyak 30 proposal,
2. Sinergi (Inovasi Sosial) sebanyak 21 proposal,
3. Dorongan Teknologi sebanyak 13 proposal,
4. Pengujian Produk sebanyak 3 proposal.
Riset yang didanai mencakup berbagai sektor strategis, antara lain teknologi pakan dan benih budidaya laut, pembibitan ternak lokal, inovasi pupuk organik cair, pengembangan pangan sehat berbasis sumber daya lokal, hingga model inovasi sosial untuk pemberdayaan nelayan dan masyarakat desa. Keberagaman tema tersebut menunjukkan bahwa hilirisasi riset tidak hanya diarahkan pada penguatan daya saing industri, tetapi juga pada penciptaan solusi yang menjawab tantangan pembangunan di bidang pangan, kesehatan, lingkungan, dan ekonomi masyarakat.
Program ini turut berkontribusi pada pencapaian SDGs, khususnya SDG 9, SDG 8, SDG 2, dan SDG 17, dengan mendorong hilirisasi inovasi, penguatan kemitraan, serta pemanfaatan hasil riset untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.(*/inv/dhs)
Makassar, 7 Agustus 2026
Kepala Sub Direktorat Humas dan Dokumentasi
Direktorat Komunikasi/Sekretariat Rektor
Universitas Hasanuddin





