MakassarNews

Dinkes Makassar Dorong Warga Tak Takut Skrining, CKG Diperluas hingga Lansia

Hipertensi dan diabetes menjadi dua penyakit yang perlu mendapat perhatian karena dapat berkembang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal.

“Kami melihat kondisi-kondisi di rumah sakit, banyaknya pelayanan di rumah sakit itu bermula dari banyaknya pasien PTM atau penyakit tidak menular yang tidak terkonfirmasi awal sehingga jatuh pada komplikasi berat,” tuturnya.

Karena itu, CKG diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai langkah deteksi dini. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, penanganan dapat dilakukan sebelum penyakit berkembang menjadi lebih serius.

BACA JUGA  Danny Pomanto Dampingi Pj Gubernur Tinjau Gedung Bulog, Pastikan Inflasi di Sulsel Terkendali

Untuk memperluas jangkauan layanan, Dinkes Makassar terus mengoptimalkan jejaring fasilitas kesehatan. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan 51 rumah sakit, 220 klinik pratama dan utama, serta 88 dokter praktik perorangan mandiri.

Masyarakat yang mengakses layanan di fasilitas kesehatan tersebut nantinya diarahkan untuk memanfaatkan layanan CKG yang tersedia di Puskesmas.

“Hal ini agar pemeriksaan dapat menyasar masyarakat mulai dari bayi baru lahir hingga kelompok usia lanjut. Kita berusaha agar bagaimana Cek Kesehatan Gratis ini yang dimulai dari usia 0 bulan sampai dengan 60 tahun ke atas,” terang dr. Nur Saidah.

BACA JUGA  Dinkes Makassar Gelar Gerakan Serentak Minum MMS untuk Ibu Hamil, Perkuat Upaya Cegah Stunting

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button