
SOLUSIMEDIA.ID, JAKARTA — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperkuat kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI untuk mendorong potensi perdagangan, investasi, dan pariwisata Makassar semakin dikenal di tingkat internasional.
Upaya tersebut dibahas dalam kunjungan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, ke kantor Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta, di Jakarta, Rabu (13/8/2026).
Pertemuan tersebut membahas langkah strategis untuk mengoptimalkan posisi Makassar sebagai hub sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur.
Wamenlu RI Anis Matta mengapresiasi kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen Kemenlu untuk mendukung daerah-daerah strategis dalam memperluas jejaring ekonomi ke tingkat global.
“Kami membahas langkah-langkah penguatan sinergi Kementerian Luar Negeri dengan Pemerintah Kota Makassar. Sinergi ini untuk memaksimalkan letak strategis dan peran Makassar sebagai hub dan pusat pertumbuhan Indonesia Timur,” ujar Anis Matta.
Menurutnya, kerja sama tersebut akan diarahkan untuk memperkuat promosi perdagangan, investasi, dan pariwisata Makassar sekaligus mendorong integrasi ekonomi Indonesia Timur ke dalam jaringan ekonomi global.
Sementara itu, Munafri menilai dukungan Kemenlu melalui diplomasi ekonomi penting untuk membuka akses pasar internasional sekaligus menarik lebih banyak investasi asing ke Makassar.
“Makassar memiliki posisi geostrategis yang kuat di Indonesia Timur. Dukungan dari Kementerian Luar Negeri melalui diplomasi ekonomi akan menjadi akselerator penting bagi kami untuk mempromosikan destinasi pariwisata, keunggulan maritim, serta peluang investasi ke kancah internasional,” ungkap Munafri, Jumat (14/8/2026).
Menurutnya, Makassar memiliki berbagai potensi yang dapat ditawarkan kepada dunia, mulai dari sektor pariwisata, maritim, perdagangan hingga peluang investasi.
Dalam pertemuan tersebut, Munafri turut didampingi Tim Ahli Pemkot Makassar, Hudli Huduri.
Kedua pihak sepakat menindaklanjuti kolaborasi melalui berbagai agenda, termasuk pameran internasional, promosi investasi terpadu, serta penguatan jejaring bisnis global.
Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas akses Makassar ke pasar internasional sekaligus memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kota Makassar serta kawasan Indonesia Timur. (*)





