
Ia berharap masyarakat, khususnya di Kota Makassar, dapat terus menjaga komunikasi, saling menghargai, dan menghindari tindakan yang dapat memicu perpecahan maupun gangguan keamanan.
Semangat tersebut menjadi salah satu pesan utama yang dibangun melalui Zikir Kebangsaan. Masyarakat diajak memperkuat ukhuwah, toleransi, kebersamaan, dan sikap saling menghormati sebagai bagian dari upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pancasila, serta nilai-nilai kebangsaan.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga diajak menyelesaikan setiap perbedaan melalui musyawarah dan cara-cara damai. Penyampaian aspirasi dinilai tetap penting sebagai bagian dari kehidupan demokrasi, namun dilakukan secara tertib, santun, dan bertanggung jawab sesuai koridor hukum.
Pesan tersebut semakin diperkuat melalui tausiyah yang disampaikan Ustaz Das’ad Latief. Dalam tausiyahnya, Das’ad memadukan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan dengan menekankan pentingnya persatuan, ketertiban, dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Habib Husain Achmad Al-Hamid memimpin zikir dan doa bersama. Rangkaian tersebut menjadi bagian dari refleksi spiritual sekaligus momentum untuk bersama-sama mendoakan bangsa dan negara agar senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, dan keberkahan.





