
“Mulai dari lokakarya, Bimtek, implementasi, pendampingan hingga persiapan akreditasi, guna mewujudkan Makassar Literasi Kuat melalui Gemar Membaca dan Peran Perpustakaan,” ungkapnya.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mengenai pengelolaan bahan dan pelayanan perpustakaan yang disampaikan Desy Selviana, Pustakawan Berprestasi Nasional dari Sulawesi Selatan sekaligus Pustakawan Ahli Madya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel.
Peserta juga dibekali pemanfaatan aplikasi SLiMS untuk mendukung otomasi perpustakaan. Materi tersebut disampaikan Afzazul Rahman, IT Layanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel, yang dilanjutkan dengan praktik instalasi serta pengenalan berbagai fitur SLiMS.
Sementara pada hari kedua dan ketiga, materi difokuskan pada penyusunan bukti fisik akreditasi. Materi mencakup standar koleksi, sarana dan prasarana, pelayanan, tenaga perpustakaan, serta penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan.
Peserta juga mengikuti pembuatan akun SIPAPI atau Sistem Penilaian Akreditasi Perpustakaan Indonesia, simulasi pendaftaran, hingga pengajuan bukti fisik sebagai bagian dari proses persiapan akreditasi.





