
“Kita masih mau mempelajari dulu yang telah mereka paparkan, apakah ada kesesuaian dengan kita atau tidak. Untuk selanjutnya akan kita bahas pada pertemuan selanjutnya. Mudah-mudahan bisa diterapkan juga di Makassar,” pungkasnya.
Pembahasan awal ini menjadi pintu masuk bagi Pemkot Makassar untuk mengkaji pengembangan sistem bus terintegrasi. Jika hasil kajian menunjukkan kesesuaian, kolaborasi dengan Transjakarta diharapkan dapat memperkuat konektivitas transportasi publik sekaligus menjawab tingginya mobilitas masyarakat di Kota Makassar. (*)





