
Perkembangan MTQ KORPRI juga terlihat dari jumlah peserta yang terus meningkat. Pada penyelenggaraan perdana 2012, ajang ini hanya diikuti 33 kafilah. Kini, jumlah tersebut meningkat hampir empat kali lipat menjadi 117 kafilah.
Lonjakan partisipasi tersebut dinilai menunjukkan semakin besarnya minat ASN untuk memperkuat nilai keagamaan sekaligus menerapkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan dan lingkungan birokrasi.
Seiring perkembangan kebutuhan, cabang perlombaan MTQ KORPRI juga semakin beragam. Selain cabang tilawah dan hafalan Al-Qur’an, terdapat kompetisi azan, khotbah, penulisan karya ilmiah, hingga cipta dan baca puisi Islami.
Pada penyelenggaraan tahun ini, perlombaan dibagi di dua wilayah. Kota Makassar menjadi lokasi sejumlah cabang, seperti hafalan Surah Al-Baqarah, tujuh surah pilihan, Juz 30, Surah Ali Imran, Surah An-Nisa, dakwah, tilawah, tartil, doa, khotbah Jumat, azan, serta karya tulis ilmiah Al-Qur’an.
Sementara Kabupaten Pangkep menjadi lokasi haflah tilawah Al-Qur’an, cipta dan baca puisi Islami, hafalan hadis Nabi Muhammad SAW, serta berbagai kategori kaligrafi, mulai dari dekorasi, lukis kontemporer, hingga kaligrafi digital klasik dan kontemporer.





