
Program tersebut dikembangkan sebagai pendekatan terintegrasi untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, kesiapan fasilitas kesehatan, dan akses masyarakat terhadap pelayanan medis yang berkualitas.
Perwakilan Manajemen PT Vale sekaligus Project Engineer Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, Achmad Siswandi Asdam, mengatakan bahwa program Sustainable Medical Health tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat layanan kesehatan daerah secara berkelanjutan.
“Program ini dilaksanakan secara terintegrasi, mulai dari pelatihan dan sertifikasi tenaga kesehatan, seperti BTCLS, promosi kesehatan, pelayanan kesehatan ibu dan anak, operasi katarak, hingga dukungan beasiswa pendidikan dokter. Inisiatif ini merupakan bagian dari implementasi program pemberdayaan masyarakat perusahaan yang sejalan dengan pilar kesehatan dalam ketentuan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral,” ujar Siswandi.
Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan merupakan salah satu fondasi dalam menghadirkan layanan medis yang aman dan berkualitas. Melalui pelatihan BTCLS, peserta dibekali kemampuan untuk mengidentifikasi kondisi kegawatdaruratan dan melakukan tindakan awal secara cepat, tepat, serta sesuai standar sebelum pasien menerima penanganan lebih lanjut.





