
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas) mengambil bagian dalam merancang arah pengembangan kawasan kampus Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong, Makassar. Melalui kepakaran akademik dan teknis yang dimiliki, Unhas dipercaya membantu menyusun Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar pembangunan dan pengembangan fasilitas kampus vokasi kemaritiman tersebut.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama (SPK) Penyusunan DED antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhas dan Poltekpel Barombong.
Penandatanganan dilakukan Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Unhas, Prof. Ir. Muhammad Arsyad, SP., M.Si., Ph.D., mewakili LPPM Unhas, bersama Direktur Poltekpel Barombong Capt. Sidrotul Muntaha, M.Si., M.Mar.
Prof. Arsyad mengatakan keterlibatan Unhas dalam penyusunan DED menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan infrastruktur pendidikan vokasi, khususnya sektor kemaritiman.
Menurutnya, rancangan yang disusun melalui kajian akademik diharapkan mampu menghasilkan perencanaan fasilitas yang terukur, fungsional, dan sesuai dengan kebutuhan akademik maupun operasional Poltekpel Barombong.
“Kepercayaan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui kontribusi keilmuan dan kepakaran untuk mendukung pengembangan sektor maritim,” jelas Prof. Arsyad.
Dalam penyusunan DED tersebut, tim ahli Unhas akan memetakan kebutuhan kawasan secara menyeluruh. Perencanaan tidak hanya mencakup bangunan utama kampus, tetapi juga sejumlah fasilitas pendukung.
Adapun ruang lingkupnya meliputi gedung kampus, perkantoran, aula, guesthouse, poliklinik, hingga fasilitas teknis seperti ruang genset.
Prof. Arsyad menjelaskan, dokumen DED akan disusun secara rinci agar dapat menjadi panduan bagi Poltekpel Barombong dalam merealisasikan pembangunan fisik.
“Unhas menyusun dokumen DED secara detail agar dapat memudahkan pihak Poltekpel dalam melaksanakan pembangunan. Perencanaan yang matang penting untuk memastikan fasilitas yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan mendukung proses pendidikan,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Poltekpel Barombong Capt. Sidrotul Muntaha menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia berharap penyusunan DED dapat segera diselesaikan sehingga bisa menjadi acuan dalam menentukan arah pengembangan kawasan kampus.
Menurutnya, dokumen tersebut juga akan menjadi dasar penting dalam menentukan prioritas pembangunan, pengambilan keputusan, serta penyusunan kebutuhan anggaran.
“Melalui DED ini, kami ingin memastikan setiap rencana pengembangan kampus memiliki dasar perencanaan yang kuat. Hasil kajian bersama Unhas akan menjadi pijakan dalam menentukan prioritas pembangunan Poltekpel Barombong ke depan,” ujar Capt. Sidrotul Muntaha.
Kerja sama antara Unhas dan Poltekpel Barombong tersebut sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan pendidikan vokasi yang berkelanjutan.
Kolaborasi ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDGs 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pemanfaatan kepakaran akademik dalam perencanaan pembangunan.
Penandatanganan SPK berlangsung di Kampus Poltekpel Barombong, Makassar, Jumat (28/8/2026). Kegiatan tersebut turut disaksikan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan, Dr. Suharto, ATD., MM. (*)





