
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan keluarga berencana (KB) dan kesehatan reproduksi melalui penguatan kompetensi tenaga kesehatan, khususnya bidan. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui Pelatihan Teknologi Kontrasepsi Terkini atau Contraceptive Technology Update (CTU).
Pelatihan CTU menjadi sarana bagi bidan untuk memperbarui pengetahuan dan meningkatkan keterampilan klinis dalam memberikan pelayanan kontrasepsi yang aman, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sebagai tenaga kesehatan yang berperan penting dalam pelayanan kesehatan reproduksi, bidan dituntut untuk terus mengikuti perkembangan teknologi dan metode kontrasepsi. Peningkatan kompetensi ini diperlukan agar pelayanan keluarga berencana dapat diberikan secara profesional dan berkualitas.
Melalui pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai perkembangan metode kontrasepsi terkini, termasuk penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim atau intrauterine device (IUD) dan implan.
Selain penguasaan teori, peningkatan keterampilan teknis dalam pemasangan dan pencabutan alat kontrasepsi juga menjadi bagian penting dari pelatihan. Kompetensi tersebut diharapkan dapat menunjang pelayanan yang sesuai dengan prosedur dan standar keselamatan pasien.
Pelatihan CTU juga menekankan pentingnya konseling bagi masyarakat. Bidan diharapkan mampu memberikan informasi yang jelas mengenai pilihan kontrasepsi, manfaat, serta hal-hal yang perlu dipertimbangkan, sehingga masyarakat dapat menentukan metode yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya.
Peningkatan kemampuan komunikasi dan konseling menjadi bagian penting dalam membangun kenyamanan serta kepercayaan masyarakat terhadap layanan keluarga berencana. Dengan informasi yang tepat, calon akseptor dapat mengambil keputusan secara sadar dan memperoleh pelayanan sesuai kebutuhannya.
Melalui penguatan kompetensi bidan, DPPKB Kota Makassar diharapkan dapat terus mendukung peningkatan mutu pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan terencana di Kota Makassar. (*)





