MakassarNews

Krisis Air Meluas, BPBD Makassar Perluas Distribusi hingga 246 Titik, 70.684 Warga Terdampak

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. H. M. Fadli Tahar, mengatakan peningkatan jumlah titik distribusi menunjukkan bahwa penanganan kekeringan harus terus menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Menurutnya, pemerintah tidak dapat hanya mengandalkan data awal dalam menjalankan operasi tanggap darurat. Setiap perkembangan kebutuhan warga harus diikuti dengan penyesuaian respons dan pengerahan sumber daya.

“Kita tidak bisa bekerja hanya berdasarkan data awal. Ketika kebutuhan di lapangan bertambah, maka respons pemerintah juga harus ikut bergerak,” kata Fadli.

BACA JUGA  OJK Perluas Akses Pembiayaan, Gadai Elektronik Jakarta Kini Beroperasi Secara Nasional

Ia menjelaskan, distribusi air bersih bukan sekadar aktivitas logistik untuk mengirimkan air ke wilayah terdampak. Lebih dari itu, operasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama sumber air mengalami keterbatasan.

“Setiap liter air yang kita distribusikan memiliki arti bagi masyarakat. Ada kebutuhan rumah tangga, anak-anak, lansia dan aktivitas sehari-hari yang harus tetap berjalan,” ujarnya.

73 Titik Baru Masuk Penanganan

Bertambahnya jumlah titik distribusi menjadi salah satu indikator semakin luasnya dampak kekeringan di Makassar.

BACA JUGA  Makassar Berjasa Lindungi 103 Ribu Pekerja Rentan, Santunan Rp192,5 Juta Disalurkan

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button